Mengingat TimesTen juga merupakan database engine, maka bekerja dengan TimesTen berarti kita akan bekerja dengan data-data. Data-data tersebut akan disimpan dalam sekumpulan tabel dan index yang disebut sebagai Data Store. Data Store tersebut diakses melalui Data Source Name(DSN). Jadi yang diperlukan pertama kali setelah berhasil menginstal TimesTen adalah men-set DSN.

DSN merupakan string yang mengidentifikasikan sebuah data store TimesTen dan sekumpulan atribut koneksi yang nantinya akan digunakan saat terhubung dengan data store. DSN diklasifikasikan ke beberapa kategori.

Dilihat dari hak aksesnya, maka ada dua tipe DSN yaitu:

  • User DSN : DSN ini hanya bisa digunakan oleh user yang mendefinisikan DSN tersebut.

    • Pada Windows, untuk mendefinisikan User DSN ini bisa dilakukan melalui tab User DSN dari ODBC Data Source Administrator yaitu dengan masuk ke Control Panel > Administrative Tools > Data Source (ODBC) > Pilih Tab User DSN.

    • Pada Linux, untuk mendefinisikan User DSN di file $HOME/.odbc.ini

  • System DSN : DSN ini bisa digunakan oleh semua user.

    • Pada Windows, untuk mendefinisikan User DSN ini bisa dilakukan melalui tab System DSN dari ODBC Data Source Administrator yaitu dengan masuk ke Control Panel > Administrative Tools > Data Source (ODBC) > Pilih Tab System DSN.

    • Pada Linux, untuk mendefinisikan User DSN di file /var/TimesTen/sys.odbc.ini jika user yang digunakan saat instalasi adalah root, atau install_dir/info/sys.odbc.ini

Dilihat dari jenisnya, juga ada 2 tpe DSN yaitu:

  • Data Manager DSN : DSN ini digunakan oleh TimesTen Data Manager. DSN ini akan langsung menghubungkan dengan data store atau direct driver.

  • Client DSN : DSN ini tidak langsung menghubungkan dengan data store, tetapi masih melalui DSN yang lain (Data Manager DSN), jadi alurnya Client DSN – Data Manager DSN – Data Store. DSN client berisi nama atau alamat host, nama DSN dan port dimana TimesTen Server Daemon berjalan. Bisasnya sih digunakan pada sistem Client /Server gitu.

Untuk lebih jelasnya akan diberikan contoh. Pada aplikasi yang syaa kembangkan, merupakan termasuk aplikasi Client/Server dari TimesTen (sesuai dengan tipe instalasinya utk Client/Server). Data Manager DSN, saya konfigurasi sebagai System DSN dan Client DSN sebagai User DSN.

Contoh koneksi di Windows (Win XP Home Edition, SP-2)

  • Install TimesTen untuk Windows dan waktu intstalasi pilih tipe client/server

  • Setelah selesai, buat Data Manager DSN sebagai system DSN.

    • Control Panel > Adinistrative Tools > Data Source (ODBC) > Tab System DSN > Tekan tombol Add > Pada pilihan driver, pilih TimesTen Data Manager > Finish. Maka akan muncul tampilan kayak begini:

    • Pada tab Data Store, isi nama Data Source Name, Description, Data Store Path, Log Directory dst. Sebagai contoh, yang pernah saya gunakan sbb:

      • DSN = cobaTTwin

      • Description = cobaTTwin

      • Data Store Path = D:\dataTT\cobaTTwin

      • Log Dir = D:\dataTT

      • Data Base character Set = AL32UTF8

      • Type Mode = 1-TimesTen

    • Untuk mencoba pertama kali saya sudah cukup seperti itu. Nanati apabila diinginkan untuk konek lewat cache ke Oracle DB maka akan dilakukan konfigurasi pada tab Cache Connect.

    • OK

  • Sebenarnya setelah ada Data Manager bisa langsung digunakan untuk masuk dan memanipulasi Data Store. Caranya bis lewat command prompt C:> ttIsql cobaTTwin. Tapi karena syaa ingin mencoba utk client server, maka saya juga membuat Client DSN.

  • Untuk konfigurasi Client DSN diperlukan user ID dan Password. Jadi sebelum saya buat Client DSN, maka saya buat user baru dan passwordnya, misal user=cobattuser, pass=cobattuser.

    • Masuk dulu ke ttIsql dengan C:\> ttIsql cobaTTwin

    • Setelah masuk, buat user dengan sintaks create user

    • Command > create user cobattuser identified by ‘cobattuser’;

    • Command > grant DDL, Admin to cobattuser;

    • Dan setelah membuat user baru, ubah/edit konfigurasi Data Manager DSN cobaTTwin pada tab General Connection

    • Dan isikan User ID dengan cobattuser yang baru saja dibuat.

  • Setelah selesai, kita buat Client DSN sebagai user DSN.

    • Control Panel > Adinistrative Tools > Data Source (ODBC) > Tab User DSN > Tekan tombol Add > Pada pilihan driver, pilih TimesTen Client > Finish. Maka akan muncul tampilan kayak begini:

    • Untuk mendefinisikan servernya klik tombol Servers. Kamudian akan muncul window baru dan klik tombol Add utk menambah daftar server. Karena letak server dan client yang saya coba ada di satu komputer maka saya komfigurasi server seperti ini:

    • Setelah saya konfigurasi Client DSN tampil seperti ini

    • Pada isian User ID, sesuaikan dengan User ID yang telah di-set kan pada Data Manager Dsn cobaTTwin sebelumnya yaitu cobattuser. Dan kemudian masukkan passwordnya juga cobattuser.

  • Untuk mencobanya saya pakai SQL Developer

Linux (CentOS 5.1)

  • Untuk membuat Data Manager DSN di linux, saya definisikan DSN tersebut di install_dir/info/sys.odbc.ini. Sudah ada filenya, tapi biar amannya saya membuat backupnya dan saya edit.

    • Masuk ke direktori info cd install_dir/info/

    • cp sys.odbc.ini sys.odbc.ini.bckp

    • mc -e sys.odbc.ini (Saya menggunkan editor MC-Midnight Commander)

    • dan saya isi seperti ini:

      • [ODBC Data Sources]

      • ttirnet=TimesTen 7.0 Driver

      • [ttirnet]

      • Driver=/timesten/TimesTen/ttirnet/lib/libtten.so

      • DataStore=/timesten/TimesTen/ttirnet/info/ttirnet

      • DatabaseCharacterSet=US7ASCII

      • Authenticate=1

      • AutoCreate=1

    • Dalam hal ini nama DSN adalah ttirnet.

  • Setelah selesai membuat Data Manager DSN, kita masuk dan memanipulasi data store melalui DSN ttirnet

    • Masuk ke direktori info cd install_dir/bin/

    • ttIsql ttirnet

    • command > create user rcs247 identified by ‘rcs247’;

    • command > grant DDL, Admin to rcs247 ;

  • Sebelum kita buat Client DSN, maka untuk koneksi client ke server yang berbeda mesin, maka perlu diatur konfigurasi pada file install_dir/info/sys.ttconnect.ini. Pada file ini diletakkan konfigurasi nama logikal dari server, alamat dan portnya yang digunakan. Isinya saya coba seperti ini:

    • [ttirnetserver]

    • Description=TimesTen Irnet Server

    • Network_Address=10.1.80.99

    • TCP_PORT=17002

  • Kemudian kita buat Client DSN dengan mengatur konfigurasi di file $HOME/.odbc.ini, dan saya isi seperti ini

    • [ttirnetclient]

    • TTC_SERVER=ttirnetserver

    • TCP_PORT=17002

    • TTC_SERVER_DSN=ttirnet

    • UID=rcs247

  • Dimana nama Client DSN ini adalah ttirnetclient , dan nama logikanl server adalah ttirnetserver (seperti yang telah diset di sys.ttconnect.ini), nama Server DSN adalah ttirnet dan uiser ID nya adalah rcs247, sesuai dengan user yang tadi telah kita buat.

  • Untuk mencobanya dari client, kita pakai ttIsqlCS saja. Caranya

    • ttIsqlCS -connStr “DSN=ttirnetclient”

    • Atau bisa juga kita definisikan server tidak melalui langsung connection stringnya, yaitu:

    • ttIsqlCS -connStr “TTC_Server=10.1.80.99; TTC_Server_DSN=ttirnet; TCP_Port=17002”