Posted by: imam fahrur rozi on: July 10, 2008
Mengingat TimesTen juga merupakan database engine, maka bekerja dengan TimesTen berarti kita akan bekerja dengan data-data. Data-data tersebut akan disimpan dalam sekumpulan tabel dan index yang disebut sebagai Data Store. Data Store tersebut diakses melalui Data Source Name(DSN). Jadi yang diperlukan pertama kali setelah berhasil menginstal TimesTen adalah men-set DSN.
DSN merupakan string yang mengidentifikasikan sebuah data store TimesTen dan sekumpulan atribut koneksi yang nantinya akan digunakan saat terhubung dengan data store. DSN diklasifikasikan ke beberapa kategori.
Dilihat dari hak aksesnya, maka ada dua tipe DSN yaitu:
User DSN : DSN ini hanya bisa digunakan oleh user yang mendefinisikan DSN tersebut.
Pada Windows, untuk mendefinisikan User DSN ini bisa dilakukan melalui tab User DSN dari ODBC Data Source Administrator yaitu dengan masuk ke Control Panel > Administrative Tools > Data Source (ODBC) > Pilih Tab User DSN.
Pada Linux, untuk mendefinisikan User DSN di file $HOME/.odbc.ini
System DSN : DSN ini bisa digunakan oleh semua user.
Pada Windows, untuk mendefinisikan User DSN ini bisa dilakukan melalui tab System DSN dari ODBC Data Source Administrator yaitu dengan masuk ke Control Panel > Administrative Tools > Data Source (ODBC) > Pilih Tab System DSN.
Pada Linux, untuk mendefinisikan User DSN di file /var/TimesTen/sys.odbc.ini jika user yang digunakan saat instalasi adalah root, atau install_dir/info/sys.odbc.ini
Dilihat dari jenisnya, juga ada 2 tpe DSN yaitu:
Data Manager DSN : DSN ini digunakan oleh TimesTen Data Manager. DSN ini akan langsung menghubungkan dengan data store atau direct driver.
Client DSN : DSN ini tidak langsung menghubungkan dengan data store, tetapi masih melalui DSN yang lain (Data Manager DSN), jadi alurnya Client DSN – Data Manager DSN – Data Store. DSN client berisi nama atau alamat host, nama DSN dan port dimana TimesTen Server Daemon berjalan. Bisasnya sih digunakan pada sistem Client /Server gitu.
Untuk lebih jelasnya akan diberikan contoh. Pada aplikasi yang syaa kembangkan, merupakan termasuk aplikasi Client/Server dari TimesTen (sesuai dengan tipe instalasinya utk Client/Server). Data Manager DSN, saya konfigurasi sebagai System DSN dan Client DSN sebagai User DSN.
Contoh koneksi di Windows (Win XP Home Edition, SP-2)
Install TimesTen untuk Windows dan waktu intstalasi pilih tipe client/server
Setelah selesai, buat Data Manager DSN sebagai system DSN.
Control Panel > Adinistrative Tools > Data Source (ODBC) > Tab System DSN > Tekan tombol Add > Pada pilihan driver, pilih TimesTen Data Manager > Finish. Maka akan muncul tampilan kayak begini:
Pada tab Data Store, isi nama Data Source Name, Description, Data Store Path, Log Directory dst. Sebagai contoh, yang pernah saya gunakan sbb:
DSN = cobaTTwin
Description = cobaTTwin
Data Store Path = D:\dataTT\cobaTTwin
Log Dir = D:\dataTT
Data Base character Set = AL32UTF8
Type Mode = 1-TimesTen
Untuk mencoba pertama kali saya sudah cukup seperti itu. Nanati apabila diinginkan untuk konek lewat cache ke Oracle DB maka akan dilakukan konfigurasi pada tab Cache Connect.
OK
Sebenarnya setelah ada Data Manager bisa langsung digunakan untuk masuk dan memanipulasi Data Store. Caranya bis lewat command prompt C:> ttIsql cobaTTwin. Tapi karena syaa ingin mencoba utk client server, maka saya juga membuat Client DSN.
Untuk konfigurasi Client DSN diperlukan user ID dan Password. Jadi sebelum saya buat Client DSN, maka saya buat user baru dan passwordnya, misal user=cobattuser, pass=cobattuser.
Masuk dulu ke ttIsql dengan C:\> ttIsql cobaTTwin
Setelah masuk, buat user dengan sintaks create user
Command > create user cobattuser identified by ‘cobattuser’;
Command > grant DDL, Admin to cobattuser;
Dan setelah membuat user baru, ubah/edit konfigurasi Data Manager DSN cobaTTwin pada tab General Connection
Dan isikan User ID dengan cobattuser yang baru saja dibuat.
Setelah selesai, kita buat Client DSN sebagai user DSN.
Control Panel > Adinistrative Tools > Data Source (ODBC) > Tab User DSN > Tekan tombol Add > Pada pilihan driver, pilih TimesTen Client > Finish. Maka akan muncul tampilan kayak begini:
Untuk mendefinisikan servernya klik tombol Servers. Kamudian akan muncul window baru dan klik tombol Add utk menambah daftar server. Karena letak server dan client yang saya coba ada di satu komputer maka saya komfigurasi server seperti ini:
Setelah saya konfigurasi Client DSN tampil seperti ini

Pada isian User ID, sesuaikan dengan User ID yang telah di-set kan pada Data Manager Dsn cobaTTwin sebelumnya yaitu cobattuser. Dan kemudian masukkan passwordnya juga cobattuser.
Untuk mencobanya saya pakai SQL Developer
Linux (CentOS 5.1)
Untuk membuat Data Manager DSN di linux, saya definisikan DSN tersebut di install_dir/info/sys.odbc.ini. Sudah ada filenya, tapi biar amannya saya membuat backupnya dan saya edit.
Masuk ke direktori info cd install_dir/info/
cp sys.odbc.ini sys.odbc.ini.bckp
mc -e sys.odbc.ini (Saya menggunkan editor MC-Midnight Commander)
dan saya isi seperti ini:
[ODBC Data Sources]
ttirnet=TimesTen 7.0 Driver
[ttirnet]
Driver=/timesten/TimesTen/ttirnet/lib/libtten.so
DataStore=/timesten/TimesTen/ttirnet/info/ttirnet
DatabaseCharacterSet=US7ASCII
Authenticate=1
AutoCreate=1
Dalam hal ini nama DSN adalah ttirnet.
Setelah selesai membuat Data Manager DSN, kita masuk dan memanipulasi data store melalui DSN ttirnet
Masuk ke direktori info cd install_dir/bin/
ttIsql ttirnet
command > create user rcs247 identified by ‘rcs247′;
command > grant DDL, Admin to rcs247 ;
Sebelum kita buat Client DSN, maka untuk koneksi client ke server yang berbeda mesin, maka perlu diatur konfigurasi pada file install_dir/info/sys.ttconnect.ini. Pada file ini diletakkan konfigurasi nama logikal dari server, alamat dan portnya yang digunakan. Isinya saya coba seperti ini:
[ttirnetserver]
Description=TimesTen Irnet Server
Network_Address=10.1.80.99
TCP_PORT=17002
Kemudian kita buat Client DSN dengan mengatur konfigurasi di file $HOME/.odbc.ini, dan saya isi seperti ini
[ttirnetclient]
TTC_SERVER=ttirnetserver
TCP_PORT=17002
TTC_SERVER_DSN=ttirnet
UID=rcs247
Dimana nama Client DSN ini adalah ttirnetclient , dan nama logikanl server adalah ttirnetserver (seperti yang telah diset di sys.ttconnect.ini), nama Server DSN adalah ttirnet dan uiser ID nya adalah rcs247, sesuai dengan user yang tadi telah kita buat.
Untuk mencobanya dari client, kita pakai ttIsqlCS saja. Caranya
ttIsqlCS -connStr “DSN=ttirnetclient”
Atau bisa juga kita definisikan server tidak melalui langsung connection stringnya, yaitu:
ttIsqlCS -connStr “TTC_Server=10.1.80.99; TTC_Server_DSN=ttirnet; TCP_Port=17002”
August 6, 2009 at 11:41 am
Tanks….